Tagged: pembangunanisme

Richard Robison: Soeharto & Bangkitnya Kapitalisme Indonesia

soeharto_dan_bangkitnya_kapitalisme_indonesia

Masa 1949-1965 dipandang sebagai kegagalan Indonesia dalam membangun ekonomi kapitalis nasional mereka sendiri, baik melalui kelas kapitalis domestik maupun modal milik negara. Langkah panling fundamental yang diambil rezim Orde Baru sesudah 1965 ialah sederhana saja: membuat kondisi agar modal internasional masuk kembali” [Hal. 77]

Ketika membaca buku ini, sebetulnya saya tidak merasakan suatu sensasi yang berbeda jauh ketika halnya saya membaca tulisan Yoshihara Kuno atau (yang lebih kontemporer) Hadiz & Dhakidae dengan Ilmu Sosial dan Kekuasaan di Indonesia-nya. Sensasi yang sama dalam saya mendefinisikan kata “negara” dan “mafia“, namun, buku klasik dan berkelimpahan data empiris ini jelas sangat cukup dalam membantah dalil pro-poor ala pembangunanisme. Buku ini sangat lugas dalam mengangkat persoalan rezim Soeharto dalam perspektif politik-ekonomi yang holistik, historis dan kritikal.

Dalam pandangan saya, analisis historis dengan tata bahasa yang semi-populernya lah yang menjadi kunci mengapa buku ini nyaman dan penting untuk dibaca. Selain itu, analisis di awal terkait dengan kegagalan kapitalisme lokal (dan kaitannya pengejaran hasrat priyai) menjadikan pembaca pemula untuk berangkat dan memahami kapitalisme Orde Baru dari titik yang sama. Untuk mereka yang memahami masa kepemimpinan Soekarno dan Soeharto sebagai dua titik oposisi biner, maka buku ini pun menurut hemat saya akan sedikit menurunkan tensi tersebut, dan menjadikan pemahaman kita lebih moderat dan berujung pada kesepakatan klausul “negara adalah alat kapitalisme”.

Pada akhirnya, buku ini mampu menyajikan data yang implikatif dan relevan dengan kondisi sosial-ekonomi Indonesia pada saat ini. Ditambah, ada juga pembahasan kebijakan serta kontribusi (serta aliran bisnis) para kapital lokal dan asing pada masa kepemimpinan Soeharto. Sangat komperhensif dan menarik untuk ditelusuri. (10/02/2015)

Advertisements